Terakhir, Atang meminta kepada Pemerintah untuk proaktif dan tidak menunggu momentum kenaikan harga. Terlebih beberapa hari lagi masuk bulan ramadhan dan lebaran. Dirinya berharap agar Pemerintah hadir untuk membantu kesusahan warga.
“Pemerintah harus proaktif dan antisipatif. Sudah harus punya proyeksi solusi. Jangan sampai kasus kenaikan dan kelangkaan minyak goreng terjadi lagi. Kemarin harga kedelai juga turut naik yang berakibat pada produsen tahu dan tempe. Kasihan masyarakat, ekonomi sulit ditambah lebih sulit dengan kenaikan harga-harga pangan pokok. Harus diamankan stoknya. Terlebih menjelang ramadhan dan lebaran. Harus gerak cepat”, pungkasnya. (*)








