“Kami mengapresiasi, bangga dan berterima kasih kepada Mgr Paskalis Bruno Syukur yang mampu menggerakkan gereja-gereja di Bogor ikut gerakan ini. Dan berharap gerakan ini akan terus meluas dan sistemnya kemudian di kolaborasikan. Ada bantuan dari kementerian, ada juga suportif dari dinas dan lain-lain. Jadi pendekatan kolaboratif dan multidimensi berjalan,” terangnya.
Sementara itu, Uskup Bogor, Mgr Paskalis Bruno Syukur menambahkan, kerja sama dalam menangani sampah ini sangat bagus. Ada batas-batas yang berhasil ditembus antara pemerintah, masyarakat dengan keagamaan.
“Intensi yang baik kita mau berjalan bersama membangun Bogor yang bersih, cerah, yang membuat hidup indah. Perilaku yang baik kepada alam yang disebut pertobatan ekologis,” katanya. (*)








