“Kita ingin mapping lagi. Misalnya kalau di Yogya ini bagaimana treknya untuk event-event ALTI berikutnya. Lari trail ini, bukan hanya identik dengan lari ultra yang harus naik gunung, puluhan atau ratusan kilometer jaraknya. Kita ingin lari trail ini dikenal di mana-mana oleh masyarakat awam sebagai aktivitas yang menyenangkan. Bisa di sawah, pinggir danau, pinggir pantai dengan trek yang variatif dan mengenangkan,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Roostian Gamananda mengatakan, dirinya sengaja mengajak Ketua Umum ALTI Bima Arya ke kawasan Gunung Merapi untuk menikmati sensasinya.
“Kita ajak ketua karena memang udaranya masih sejuk. Untuk lari trail nyaman. Kita ajak tadi melihat kekhasan di kawasan Merapi ini. Yogya terkenal dengan merapinya. Kita kenalkan juga budayanya, ke daerah Mbah Marijan. Hal-hal lainnya kita ke spot-spot wisata di Merapi ini karena lari trail ini sangat beririsan dengan sport tourism,” kata Roostian.
Ke depan, lanjut Roostian, ALTI Pengprov DIY Yogyakarta akan terus memasyarakatkan lari lintas alam dengan menggelar mini event.








