Terakhir, Bima menyebut filosofi kepemimpinan lainnya adalah keadilan. Semula Allah SWT memerintahkan sholat sebanyak 50 waktu dalam sehari semalam. Kemudian Nabi Muhammad SAW meminta keringanan hingga akhirnya menjadi 5 waktu.
“Bagaimana Rasulullah bernegosiasi agar umatnya mendapatkan keadilan ketika mendapatkan perintah sholat. Bayangkan kalau Rasulullah tidak bernegosiasi meminta keringanan, hari ini seperti apa kita harus menjalankan perintah sholat. Jadi, ada spirit keadilan,” kata Bima.
“Tiga hal itu Insya Allah kita niatkan untuk kita kuatkan baik untuk semua maupun untuk saya sendiri diujung masa jabatan saya yang kurang dari dua tahun ini sampai Desember 2023. Mudah-mudahan spirit kita sama, menyucikan hati, memberikan keteladanan dan memberikan keadilan bagi semua,” pungkasnya. (*)








