“Kami bersama kepolisian selalu intens melakukan ramp check. Memastikan kendaraan laik jalan. Tadi sebelum berangkat mereka dicek. Tidak hanya kendaraannya, tapi pengemudinya juga kita cek. Untuk memastikan dia sehat,” jelas Gede.
Ikut melepas para pemudik, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim berterima kasih kepada Kemenhub yang sudah memfasilitasi dan menyiapkan bantuan kendaraan yang gratis pada masyarakat. Khususnya masyarakat Bogor dan sekitarnya untuk bisa mudik.
“Tujuan dari kementerian untuk mengurangi risiko kecelakaan kendaraan roda dua itu, sangat kita apresiasi. Mudah-mudahan jadi pembelajaran bagi semua bahwa pemerintah betul – betul memperhatikan. Bahwa angka kecelakaan lalin yang disebabkan oleh kendaraan roda dua itu tinggi,” ungkap Dedie.
Dengan model program seperti itu, sambung Dedie, akan menjadi trigger dan metode mudik yang aman bagi masyarakat. Meskipun memang, tidak ada kewajiban langsung bagi pemerintah untuk menggratiskan ongkos perjalanan mudik.








