Ia menyebutkan, capaian vaksinasi Kota Bogor untuk dosis satu sudah mencapai 103,79 persen, vaksin dosis dua sebesar 91,81 persen dan vaksin booster baru di angka 18,94 persen.
Angka ini masih terbilang relatif tinggi, namun targetnya mencapai 50 persen sebelum lebaran. Ia yakin puskesmas sudah sangat paham, panduan pemberian vaksin, vaksin primer, vaksin booster beserta dosis-dosisnya.
“Jumlah sasaran yang sudah memenuhi syarat untuk booster totalnya ada 556.902, sedangkan yang sudah di booster 155.170 orang atau 15,94 persen. Artinya yang belum di booster ada 401.732 orang dan harus selesai dalam kurun waktu 21 hari,” terangnya.
Ia melanjutkan, target per harinya 12.125 orang yang harus di vaksin booster yang dibagi pada sentra-sentra vaksin di Puskesmas dan 8 sentra vaksin lainnya. Yakni satu sentra di Dinkes, enam sentra Polres dan TNI dan satu sentra di PMI. Waktu pelaksanaan vaksin booster selama 21 hari dimulai sejak 4 April sampai 25 April 2022 mendatang.
Untuk ketersediaan vaksin ia meyakinkan bisa mencukupi. Kota Bogor memiliki Astrazeneca ada 5.845 vial dengan alokasi untuk Dinkes, TNI dan Polresta Bogor Kota.








