“Sesuai arahan Wali Kota, ingin di akhir masa jabatan Bima-Dedie SAKIP dan RB menjadi A,” katanya.
Ia menuturkan, demi mencapai predikat A perlu kerja keras tidak hanya dari Bagian organisasi dan Inspektorat saja, namun dari seluruh OPD. Pasalnya, nilai kota tercapai dari hasil kumulatif nilai RB dan SAKIP di OPD. Teruntuk nilai SAKIP yang saat ini ada di predikat BB perlu naik satu tingkat menuju A, sementara RB perlu naik dua tingkat.
“Predikat A itu nilainya 80 sekian, sementara nilai Kota Bogor saat ini di angka 75 sekian jadi kurang sekitar 6 angka. Kalau RB predikatnya B jadi butuh dua jenjang namun kalau sudah memenuhi bisa langsung ke A,” jelasnya.
Pihaknya optimis bisa menaikan predikat SAKIP dan RB dengan berbagai cara dan usaha maksimal. Karena nilai SAKIP dan RB ini menjadi salah satu indikator kinerja pemerintah yang dinilai Kemenpan-RB. Sehingga jika nilainya bagus, maka kinerja Pemkot juga bagus. Dan biasanya akan ada reward jika berhasil naik peringkat.








