Namun di sisi lain, kelemahan yang dimiliki perempuan tidak selamanya menjadi sesuatu yang buruk, tetapi juga bisa dijadikan sebagai kekuatan dan kelebihan.
Keputusannya mengikuti seleksi di Kota Bogor menjadi pertimbangan yang cukup berat baginya, tapi kesempatan tidak datang dua kali. Jika tidak diambil maka akan menjadi penyesalan.
“Dalam setiap perjalanan kehidupan saya minta yang terbaik dan pada prosesnya, saya biarkan Allah SWT menentukan jalur hidup saya, hidup saya adalah by planning. Dari semua yang saya raih, masih ada mimpi lain yang belum terwujud dan akan saya dikejar, yaitu menjadi ibu rumah tangga biasa, selain ingin mengumpulkan tabungan akhirat saya dengan berbakti kepada suami,” katanya.
Keinginan lain yang diungkapkannya adalah mengajar. Saat ini dirinya sudah mulai mendaftarkan diri sebagai dosen di salah satu perguruan swasta.








