100 Pelajar Jelajahi Ruang Balai Kota Bogor

Ia menceritakan, 32 tahun lalu tepatnya saat ia di bangku SMA, ia sangat aktif berorganisasi yang kemudian membawanya diundang Wali Kota Bogor, Suratman untuk datang pertama kalinya ke Balai Kota.

Balai Kota ini berdiri sejak 1868 yang saat zaman kolonial dijadikan tempat pesta atau societeit dan hanya orang-orang Belanda yang bisa masuk.

“Nah, pada 1971 Balai Kota dijadikan sebagai kantor pemerintah. Ini tempat yang tidak semua orang bisa masuk, di sini setiap dua minggu sekali saya memimpin rapat bersama kepala dinas, camat, lurah memberikan arahan untuk Kota Bogor,” jelasnya.

Bima Arya mengaku saat datang pertama kali ke Balai Kota ia belum memiliki cita-cita untuk menjadi Wali Kota Bogor. Keinginan menjadi Wali Kota Bogor terlintas saat ia kuliah S3 di Australia.

Baca Juga  Dedie Rachim Ajak Anggota Pramuka Jadi Entrepreneur

Ia melihat kota-kota besar di Australia yang tertata dengan baik dan sebagai warga asli Kota Bogor ia ingin membawa Kota Bogor menjadi kota yang nyaman, aman dan tentram sesuai dengan sebutan Bogor di zaman dahulu, Buitenzorg.

Pos terkait