“Saya dari kecil sudah suka politik, dari SMP, SMA, kuliah aktif organisasi dan saya tahu yang bisa merubah dunia hanya pemimpin, bukan pengamat atau peneliti,” imbuhnya.
Dia menjelaskan, ketika seseorang aktif berorganisasi, maka orang tersebut akan terbiasa dengan perbedaan. Orang yang terbiasa dengan perbedaanlah yang akan menjadi pemenang.
Di sisi lain, dengan aktif berorganisasi seseorang juga akan belajar menjadi pemimpin. Kepemimpinan itu luas dan setiap pemimpin punya karakter yang berbeda.
“Bagi saya ada karakter yang paling penting dari seorang pemimpin yakni pemimpin adalah orang-orang yang tahu jalan, menunjukkan jalan dan mengarahkan semua orang ke jalan itu. Karena kalau jadi pemimpin harus tahu mau bergerak kemana,” tegasnya.
Bima Arya pun menegaskan, ia membawa Kota Bogor kepada identitas utama Kota Bogor yakni kota hijau dan kota heritage. Ia pun menegaskan Bogor tidak akan pernah menjadi kota metropolitan, tidak akan ada gedung-gedung tinggi di Kota Bogor, pusat kota akan menjadi Green City dan dua tahun lagi Balai Kota akan menjadi museum.








