“Ini menjadi daya tarik bagi OPD lainnya untuk turut bersinergi dalam proses pengembangan Kampung Batik Cibuluh, agar hasil produksi batik Kampung Cibuluh dapat menyebar luas bukan hanya nasional tetapi juga internasional,” jelasnya.
Menurut dia, berkat pemberian modal, pelatihan dan pendampingan intensif yang dilakukan Baznas, kini Kampung Batik Cibuluh telah berkembang sangat pesat dan menjadi salah satu titik pemberdayaan Baznas yang berhasil.
Saat ini terdapat delapan kelompok pembatik yang terdiri dari Batik Sadulur, Batik Gaziseri, Batik Pancawati, Batik Melinda, Batik Melangit, Batik Bumiku, Batik Cherry dan Batik Panineungan.
“Melalui pemberdayaan UMKM ini juga Baznas berharap semakin banyak mustahiq yang terbantu dan bertransformasi menjadi muzakki di kemudian hari. Hasil ini pun tak lepas dari peran aktif muzakki yang telah berdonasi dan mendukung berbagai program pengentasan kemiskinan Baznas,” katanya.(*)








