“Sekarang ini selain teknologi, tantangan juga semakin besar terutama di jumlah anggaran yang dikelola,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, dengan adanya SDM yang memiliki kompetensi dan pengetahuan tentang akuntansi di level S2, bisa memperkaya ilmu dan kemampuan SDM di pemerintahan bagaimana menyajikan laporan-laporan keuangan sesuai yang diharapkan. Karena membuat laporan akuntansi sesuai standar pemerintah bukan hal mudah.
“Paling tidak di pemerintah daerah tersaji laporan yang komprehensif karena Pemkot mempunyai target memenuhi hasil audit dari BPK dengan predikat WTP,” terangnya.








