Untuk semangat kedua yaitu semangat perdamaian. Bima Arya menyebutkan ada empat bulan spesial dalam Islam, salah satunya Muharram. Yang mana pada bulan tersebut ada ibadah yang dianjurkan Rasulullah SAW adalah berpuasa dan menebar kebaikan dengan tujuan untuk mengendalikan diri, menjauhi peperangan, berkonflik maupun mencela.
“Inilah semangat yang luar biasa, Islam Rahmatan lil alamin. Mari kita mengintrospeksi diri jika di Kota Bogor masih ada persoalan-persoalan yang membuat kita tidak bisa mengendalikan diri sehingga terlibat konflik dan mengancam ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah kita bersama,” tuturnya.
Berjalan kaki bersama-sama sambil membawa obor diungkapkan Bima Arya sebagai simbol pencerahan, perdamaian, pembaharuan dan perjuangan bersama untuk menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. (yan)








