Yuno Abeta Lahay Kembali Pimpin PHRI Kota Bogor

“Ini sekedar rewind apa yang sudah dilakukan dan ini jadi pembelajaran. Bersyukur hari ini Covid-19 sudah mulai turun dan segera menjadi endemi walaupun PPKM di Kota Bogor masih di level 1,” ujarnya.

Saat ini, angka keterisian di rumah sakit terbilang rendah karena walaupun ada penambahan Covid-19 kondisinya tidak parah dan bisa isolasi di rumah. Melihat okupansi hotel yang saat ini terus membaik juga menjadi harapan semua. Pasalnya, baik Kota atau Kabupaten Bogor diuntungkan karena letak geografis yang berdekatan dengan DKI Jakarta sebagai ibu kota dan pasar ekonomi terbesar.

“Karena dekat ibu kota membuat banyak aktivitas di Kota Bogor. Jika nanti ibu kota pindah hanya fungsi pemerintahannya yang berpindah sementara fungsi ekonominya tidak berpindah. Apalagi Jakarta sudah punya potensi luar biasa yang bisa ditangkap daerah sekitar,” jelasnya.

Baca Juga  Buka Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda, Presiden Ajak Daerah Tangani Inflasi Bersama

Menurutnya, Kota Bogor mempunyai potensi yang menguntungkan dari perdagangan jasa. Jika melihat PDRB sebagai pengukur laju ekonomi, sebagian besar disumbang dari sektor jasa. Sektor hotel, restoran dan hiburan terbukti menjadi tulang punggung bagi Kota Bogor. Ini terlihat saat Covid-19 yang mana laju pertumbuhan ekonomi turun drastis di angka minus lima.

Pos terkait