Yuno Abeta Lahay Kembali Pimpin PHRI Kota Bogor

Namun di 2022 ini laju ekonomi tumbuh perlahan. Selain dari okupansi hotel, Pemkot juga melihat dari jumlah pajak yang diterima. Sebelum Covid-19 Kota Bogor mendapatkan pajak hotel sekitar Rp 95 Miliar, saat Covid-19 turun menjadi Rp 49 Miliar.

Kemudian, di 2021 tumbuh lagi di angka Rp 61 Miliar dan sekarang di tengah tahun 2022 sudah mencapai Rp 50 miliar yang mudah-mudahan bisa tumbuh dua kali lipat.

“Restoran sebelum Covid-19 pajaknya Rp 153 Miliar, saat Covid-19 turun menjadi Rp 91 miliar, di 2021 mulai membaik di angka Rp 101 Miliar dan di tengah tahun ini sudah Rp 95 Miliar. Ini kemitraan kita bersama, terima kasih PHRI yang patuh membayar pajak, kinerja PHRI menghasilkan pendapatan buat Kota Bogor,” katanya.

Baca Juga  Temui Pedagang Bunga Potong, Dedie Sampaikan Penataan di Baranangsiang

Pos terkait