Momentum pelayanan KB dan sosialisasi kehamilan yang terencana dengan penggunaan alat kontrasepsi ini juga sangat penting dan bermanfaat untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, meningkatkan kualitas hidup bayi agar terhindar dari stunting.
“Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti sampai hari ini saja. TNI, kader, penyuluh, bidan, PLKB terus berjuang meningkatkan kesertaan berKB. Karena dengan tingginya angka kesertaan berKB, bisa membantu Indonesia terlepas dari stunting. Pelayanan KB bukan hanya pelayanan KB, tapi juga akan berdampak positif pada penurunan Angka Kematian Ibu dan penurunan stunting,” pungkas Pinta.
Turut hadir secara luring di Makodim 0611/Garut mengikuti teleconference pada kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Garut, Kepala Dinas P2KBP3A Kab. Garut, Dandim 0611/Garut, Ketua Persit KCK Cabang XXII, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut. (*)








