Pada pembukaan Rakor Sekda juga meminta agar bidang teknis melakukan identifikasi antisipasi terhadap permasalahan yang akan terjadi dikemudian hari.
“Karena kan di Pokja PKP ini juga untuk mengintegrasikan jangan ada masalah antara perumahan dan permukiman. Yang sering terjadi adalah masalah akses dan PSU itu yang harus diidentifikasi sejak awal,” katanya.
Terkait penataan kawasan padat penduduk Sekda juga menyoroti soal sanitasi yang ke depan harus juga menjadi perhatian untuk dibenahi.
Sementara itu terkait kondisi Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU), ia juga meminta agar Pokja PKP bisa melakukan pemetaan terkait kondisi PSU baik yang masih dalam perencanaan atau yang belum diserahkan kepada pemerintah.
Tujuannya adalah PSU ini akan dimanfaatkan oleh warga sebagai ruang publik.
“Kemudian di pemantauan juga kita lihat juga kawasan permukiman mengenai PSU tanggung jawab developer seperti apa,” katanya.
Terakhir Sekda juga memberikan arahan agar ada sebuah sistem ataupun aplikasi perumahan dan permukiman yang bisa menyajikan fitur informasi.
Nantinya fitur tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melihat zonasi kawasan ataupun terkait kebutuhan hunian.








