Ia menjelaskan seluruh siswa TK Darul Falah yang terlibat pada kegiatan terlihat sangat antusias dan bersemangat dalam melaksanakan serangkaian praktek tata cara peragaan manasik haji. Anak laki-laki menggunakan pakaian Ihram, sehelai kain putih yang dililitkan pada badan dan bahu layaknya jam’ah yang sedang menunaikan ibadah haji di Mekkah. Begitupun bagi siswa putri semuanya memakai gamis dan kerudung serba putih.
“Peserta didik sangat senang, mereka (siswa) dapat melihat bentuk Ka’bah meski hanya replika (tiruan). Dalam pelaksanaannya siswa diajarkan cara baca Talbiyah, Tawaf, Sa’i yaitu lari-lari kecil dari Safa ke Marwah, kemudiah ada Wukuf di Arafah serta melempar Jumroh dan terakhir Tahallul yaitu menggunting rambut tanda halal sudah menyelesaikan ibadah haji,” tutur Endah.
Melalui memperkenalkan manasik haji sejak usia dini tidak lain untuk menanam sifat religius islami sebagai penguatan pendidikan karakter meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Selain itu guna memberikan edukasi pemahaman dalam menjalankan rukun Islam yang ke lima, yaitu menunaikan Ibadah Haji.








