Satu Orang Meninggal Dunia Longsor di Gang Kepatihan, Pemkot Sampaikan Belasungkawa

“Jadi kalau nanti besok ternyata masih ada inventarisir dari kendaraan bermotor misalnya yang ditinggal dan belum diambil nanti akan kita lacak apakah ini juga termasuk korban yang tertimbun. Tetapi sejauh ini dari saksi mata dan dari pengelola pemancingan, kemudian juga dari pengurus RT RW dan saksi yang lain menyebutkan semuanya sudah terevakuasi,” sahut Dedie.

Dalam kesempatan itu, Dedie juga menyampaikan kepada masyarakat, memang dalam fenomena cuaca ekstrem yang dihadapi sekarang perlu ada kehati-hati yang tinggi dan kewaspadaan. Menurut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) fenomena cuaca ekstrem ini masih akan berlangsung sampai dengan bulan April 2023.

Sementara Bogor yang selama ini langganan untuk curah hujan yang tinggi, tanah longsor, pergerakan tanah, pohon tumbang, banjir lintasan dan banjir ini pun harus mendapatkan perhatian lebih.

Baca Juga  Bima Arya Sampaikan Rencana Revitalisasi Pasar Bogor ke Presiden Jokowi

“Dampak sejak bulan Juli sampai dengan hari ini ada sekitar 500-an kepala keluarga yang terdampak langsung (cuaca ekstrem). Kemudian juga ada beberapa kerusakan infrastruktur baik sedang maupun berat. Ditambah juga korban dari rumah warga yang terkena longsor maupun pergerakan tanah dan banjir,” paparnya.

Pos terkait