Rasa kehilangan diungkapkan KH Mustofa Abdullah Bin Nuh atas kepulangan KH. TB. Bahrum Zaman ke Rahmatullah. Dirinya mengungkapkan bahwa almarhum semasa hidupnya sangat dekat dengan dirinya walaupun jarang bertemu, bahkan dianggap sebagai kakak.
“Sekarang beliau sudah berpulang tetapi meninggalkan pusaka yang luar biasa yaitu pesantren. Semoga pesantrennya selalu diberikan keberkahan dan semoga almarhum menjadi ahli jannah,” katanya.








