Di Kota Bogor saat air Ciliwung meluap, maka akan banyak timbunan sampah baik di Jembatan Situ Duit maupun di Kampung Bebek yang kemungkinan besar terbawa dari kawasan hulu di Kabupaten Bogor.
“Makanya Kota Bogor berusaha untuk melakukan upaya sosialisasi dan edukasi dan termasuk juga untuk mengintegrasikan ini. Kita juga mempelajari langkah-langkah yang dilakukan, seperti melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai di ritel atau pun pasar modern,” katanya.
Kebijakan larangan kantong plastik sekali pakai di ritel atau pasar modern berdampak pada pengurangan sampah plastik. Berdasarkan data timbunan sampah berkurang hingga 1,5 persen atau setara dengan 1,2 ton.
Selain kebijakan pengurangan plastik sekali pakai, Upaya Naturalisasi Ciliwung dengan pembentukan Satgas pun berdampak baik.
Pada tahun 2018 dan 2019 ketika Tinggi Muka Air (TMA) Bendung Katulampa Siaga 1 hingga ketinggian di atas 200 cm terjadi banyak timbunan sampah di Jembatan Situ Duit, Jalan Ahmad Yani, Kota Bogor. Namun ketika pada September 2022 terjadi siaga 1 dengan ketinggian air 240 centimeter timbunan sampah jauh berkurang dari tahun sebelumnya.
Selain pada tatanan permukaan, penaganan sampah plastik di Kota Bogor juga dilakukan pada tatanan hilir melalui pembentukan TPS3R dan Bank Sampah. Saat ini sudah ada sekitar 340 bank sampah di Kota Bogor.








