Dalduk-KB Kota Bogor Paparkan Pencegahan Penurunan Stunting

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, persoalan stunting tidak hanya soal kesehatan saja, tapi juga ada kaitannya dengan pendidikan.

Berdasarkan data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bogor angka lama sekolah Kota Bogor masih di kelas 10,5 tahun atau di kelas 10 SMA. Ini berarti masih banyak anak-anak Kota Bogor yang putus sekolah.

“Karena putus sekolah jadi banyak anak-anak yang menikah muda yang akan berdampak pada kelahiran bayi stunting karena ibunya kekurangan gizi. Jadi urusan stunting ini bukan menurunkan angka saja, tapi bagaimana merubah mindset masyarakat serta membuat langkah dan strategi yang cocok mulai dari pendidikan dan kesehatannya,” katanya. (*)

Baca Juga  Tingkatkan Potensi Homestay Kota Bogor, Atang : "Perkuat Hospitality dan Kolaborasi

Pos terkait