Dianggap Baik Penerapan KTR, Kemenkes Pilih Kota Bogor Jadi Pilot Project Dashboard KTR

BOGOR. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) memilih Kota Bogor sebagai pilot project atau proyek perubahan penerapan Dashboard Pemantauan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Kota Bogor dipilih sebagai pilot project karena dianggap sudah baik dalam penerapan KTR, baik dari sisi regulasi ataupun konsistensi pengawasannya.

Hal itu disampaikan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Ditjen P2P, Kemenkes, Eva Susanti saat audiensi dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi berbagai dinas terkait di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Bogor di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Selasa (4/10/2022).

“Di Kota Bogor ini sudah baik (penerapan KTR). Makanya kita menjadikan Kota Bogor itu sebagai pilot project sebagai dashboard itu secara nasional,” katanya.

Baca Juga  Bima Arya: Tim Tangkas Dibentuk untuk Jaga Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan Kota Bogor

Eva melanjutkan, secara nasional Kota Bogor sudah bisa melakukan 9 tatanan dalam aspek melakukan pengawasan terhadap penerapan KTR dengan hasil sangat baik.

Dari 9 kabupaten/kota di Indonesia yang dipilih untuk menerapkan dasboard ini, Kota Bogor merupakan kota pertama. Karena kata Eva, Kota Bogor bisa menjadi percontohan kota-kota lain dari sisi regulasi ataupun pengawasannya.

“Sehingga dengan dipilihnya beberapa kota secara nasional ini akan dijadikan contoh untuk bisa melakukan monitoring terpadu penerapan KTR,” katanya.

Dengan sistem dashboard terpadu ini penerapan KTR dan pengawasannya bisa dilakukan pemantauan secara nasional oleh pemerintah pusat kepada setiap provinsi, pemerintah provinsi kepada setiap kabupaten/kota dan oleh pemerintah kabupaten/kota kepada wilayah kecamatan.

Pos terkait