Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberikan arahan, sekarang rumusnya adalah temukan sesuatu yang tidak bisa didigitalkan. Jadi pola pikirnya jangan apalagi yang harus didigitalkan. Jawa Barat ingin membuat konsep yang lebih efektif dan efisien, kita punya master plan namanya Digital West Java.
Selanjutnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, di era tranformasi digital 4.0 pemimpin harus mulai berpikir semua harus digitalkan, bahkan tanda tangan Gubernu Jabar kini sudah digital menjadi tanda tangan elektronik.
“Tolong temukan sesuatu yang tidak bisa digitalkan, itu rumusnya pemimpin di daerah harus mulai berpikir, semua harus digital kecuali tidur, gosok gigi, makan dan minum, tapi sisanya semua bisa digital, hingga urusan meeting sudah virtual. Filosopinya adalah apa yang tidak bisa didigitalkan lagi,” beber Ridwan Kamil.
Menurut Ridwan Kamil, semua kegiatan sudah digital hingga transaksi ekonomi sudah online, semua yang rutin akan digantikan oleh mesin, menerima pengaduan, penerimaan dan pengeluaran pendapatan sudah online hingga pendataan pun sudah digital. Maka saat ini pihaknya tengah membuat konsep pemerintahan yang lebih efektif dan efisien melalui master plan Digital West Java.
Kedepan dirinya juga ingin melakukan uji literasi digital kepada para Bupati, Camat hingga Kepala Desa untuk mengetahui sejauhmana mereka memahami tentang transformasi digital.








