RCP Bogor Dorong Pemkot Dirikan SLB Khusus Cerebral Palsy

“Secara rutin kami juga mengadakan kegiatan hydrotherapy, kegiatan sosial dan seminar demi meningkatkan kesadaran dan menginspirasi aksi Cerebral Palsy dan menjadikan Bogor sebagai tempat yang mudah diakses,” jelasnya.

Disamping itu, dukungan dan peran aktif dari instansi pemerintah, swasta dan masyarakat sangat dibutuhkan anak-anak Cerebral Palsy. Mulai dari pengadaan alat bantu anak, kebutuhan sehari-hari (sembako), biaya pendidikan serta kegiatan usaha untuk meringankan orang tua dari sisi ekonomi dan bekal anak melatih mandiri mengingat anak-anak penyandang Cerebral Palsy didominasi keluarga tidak mampu.

“Kami juga berharap Pemerintah Kota Bogor bisa mendirikan Sekolah Luar Biasa (SLB) khusus anak-anak Cerebral Palsy, karena mereka juga perlu belajar. Di Jakarta dan Solo sudah ada SLB D (Tuna Daksa),” katanya. (*)

Baca Juga  Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedie Rachim: Tekankan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Pos terkait