Untuk buah abiu, Syarifah menyebutkan rasanya seperti buah asal papua, rambutan matoa. Buah abiu jarang ada di pasaran, tapi bisa ditemukan di One Home Farm Katulampa. Tidak hanya kedua buah yang memiliki keunikan, dalam kesempatan tersebut dirinya juga mencicipi dan menikmati minuman teh herbal zaitun hingga makan siang dengan menu ikan lele organik yang digoreng dan kangkung organik yang ditumis.
Menurut Syarifah apa yang dimiliki One Home Farm tidak menutup kemungkinan bisa dikembangkan dan dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata. Terkait kendala berupa akses maupun yang lainnya, bisa diupayakan dengan pihak-pihak terkait sehingga akan menambah destinasi wisata Kota Bogor yang memiliki keunikan tersendiri, seperti wisata AEWO Mulyaharja.
Pengelola One Home Farm, Viktor Lie menjelaskan, pohon buah abiu di One Home Farm berjumlah 200 pohon dalam lahan seluas 5.000 meter persegi. Sedangkan di Katulampa ada 300 menuju 500 pohon. Dengan dukungan Lurah Katulampa dan pihak terkait, dirinya ingin membuat kampung tematik yaitu Kampung Abiu sehingga bisa memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin memakan buah abiu.
Dijelaskan Viktor, sangat mudah menanam pohon buah abiu. Setelah 1,5 hingga 2 tahun sudah bisa berbuah dan bisa dipanen sampai 3 kali dalam satu tahun dengan angka kematian dibawah 10 persen karena ditanam dari biji sehingga kuat.








