Okim juga meminta dukungan suporter yang hadir, agar diusut tuntas siapa yang bertanggung jawab hingga jatuh korban suporter begitu banyak. Bahkan beberapa perwakilan siap melakukan aksi sesuai komando Aremania jika biang dari jatuhnya korban di Kanjuruhan tak kunjung terungkap.
Malam itu, berbagai elemen suporter yang biasanya berseteru akhirnya bersatu, dan berkomitmen menjaga Kota Bogor tetap kondusif. Diiringi gerimis rintik-rintik seluruh suporter yang hadir menyanyikan lagu Indonesia Raya layaknya di stadion dengan khidmat, dan kemudian membubarkan diri.
Ditambahkan tragedi ini jangan terulang lagi di stadion manapun di Indonesia. Tidak ada sepakbola seharga nyawa, piala bisa dikejar namun nyawa yang hilang tak bisa kembali.








