Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Rudy Mashudi menjelaskan, pelaksanaan BIA 2022 dimulai sejak Mei sampai dengan Agustus 2022 yang terbagi dalam tahapan-tahapan, mulai dari launching, sosialisasi, pendaftaran dan pengumpulan proposal. Selanjutnya seleksi administrasi dan substansi, validasi lapangan, presentasi dan terakhir pengumuman pemenang.
“Untuk BIA 2022 diikuti 93 peserta dari lima kategori. Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya sebanyak 80 peserta,” kata Rudy.
Adapun rincian peserta BIA 2022 sebagai berikut, setingkat pelajar SMP ada 12 peserta, baik individu maupun kelompok, peserta setingkat SMA/SMK/MA ada 23.
Perguruan tinggi dan lembaga litbang sebanyak 30 peserta. Masyarakat umum sebanyak 16 peserta dan terakhir kategori khusus ASN sebanyak 12 peserta.
Pelaksanaannya diharapkan menjadi bagian penting untuk menumbuhkan ekosistem inovasi di Kota Bogor yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan di Kota Bogor.
Sebagai informasi, 14 pemenang BIA sebelumnya difasilitasi Pemkot Bogor untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan dua diantaranya kemudian mengikuti inkubasi melalui kerja sama dengan IPB University untuk menjadi UMKM naik kelas.








