“Dengan keyword yang kami berikan, menghasilkan bahwa Wali Kota Bogor Bima Arya merupakan salah satu sosok yang mempunyai popularitas tertinggi pada kategori pemimpin daerah. Kami berkolaborasi dengan partner kami dalam analisis data dan media monitoring bersama Indonesia Indicator,” tambahnya.
Sementara itu, usai menerima penghargaan, Bima Arya menyatakan bahwa di era digital seperti sekarang sosial media mampu menjadi salah satu sarana efektif dalam menyuguhkan informasi, sosialisasi kebijakan hingga berinteraksi dan mendengar masukan dari masyarakat. Tentunya, semua itu juga harus didukung kehumasan yang baik.
“Saya memiliki catatan dan pengalaman. Ketika gagasannya hebat, kebijakannya keren tapi gagal karena tidak ditopang oleh kemampuan komunikasi yang baik. Ada faktor penting dari Humas dibalik setiap kebijakan yang sukses,” ungkap Bima Arya.
Bima menjelaskan, PR atau kehumasan harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam kebijakan yang efektif.








