“Patung ini nyaris mirip dengan sosok aki Muslihat, karena kami memakai foto aki Muslihat sebelum gugur pada 25 Desember 1945. Aki ditembak pasukan Gurkha yang menyerang Kota Bogor di deket rel stasiun jembatan merah. Setelah ditembak aki langsung dibawa pulang ke rumah di Panaragan dan meninggal di pangkuan istrinya yang saat itu sedang mengandung anak satu-satunya,” katanya. (*)
Berdiri Kokoh, Patung Kapten Tb. Muslihat Jadi Inspirasi dan Semangat








