Kepala BNN RI Ingatkan Paskibraka, Nyong dan Noni Sulut tentang Bahaya Narkoba

“Saya lulusan AKPOL yang tidak pernah ditugaskan di Sulawesi Utara. Untuk itu saat menjabat Kepala BNN, saya menggelar kegiatan di Sulut untuk memotivasi para generasi muda”, imbuhnya.

Lebih lanjut, Kepala BNN menjelaskan, daya rusak narkoba sangat besar bukan hanya untuk diri sendiri melainkan keluarga dan masa depan.

“Narkoba lebih berbahaya dari terorisme. Aparat terjerat, polisi, tentara, bahkan jaksa. Narkoba dapat menyebabkan gangguan kesehatan, termasuk kerusakan fungsi otak, HIV, bahkan disfungsi seksual juga bisa menyebabkan gangguan mental seperti skizofrenia” tegasnya.

Ia menambahkan, potensi pasar narkoba sangat besar dengan jaringan yang begitu luas membuat banyak ditemukannya beberapa narkoba jenis baru.

“Jaringan internasional sangat besar, yang patut diwaspadai. Jangan sampai menjaring para generasi muda”, tambahnya.

Baca Juga  Rechecking Kampung KB Tingkat Jabar, Kampung KB Cimahpar Dinilai

Dukungan modal oleh para bandar untuk pemasaran barang haram ini sangat luas, baik lewat jalur darat, laut dan udara. Diibaratkan seperti perdagangan senjata secara ilegal, imbuhnya.

Pos terkait