“Kita harap ada yang mendongeng setiap hari di perpustakaan atau pemutaran film-film pendek dokumenter di ruangan ini, agar anak-anak tertarik membaca buku,” harapnya.
Konten kreator dari Narasi TV, Andovi Da Lopez menilai literasi milenial bukan hanya untuk penulis buku semata. Kultur membaca menurutnya amat sangat penting dan melihat kondisi generasi saat ini bisa dikatakan sudah sedikit menurun dan sangat mengkhawatirkan.
“Dengan adanya perpustakaan Kota Bogor, semoga kultur literasi kita, rasa ingin tahu dan rasa ingin membaca kita terus tumbuh. Baca buku itu, it’s fun and cool, kita harus merubah kultur, bahwa membaca itu suatu yang keren, salah satunya dengan datang ke perpustakaan,” kata Andovi.
Perpustakaan berdasarkan pengalaman yang diceritakannya menjadi tempat pertama baginya berkeinginan untuk membaca buku, walaupun pada awalnya dipaksa oleh sekolah. Diberi tugas yang berkaitan dengan buku di perpustakaan mampu menumbuhkan dan mengembangkan potensi dirinya sebagai seorang konten kreator.
“Intinya apapun generasinya literasi itu sangat membantu sekali. Banyak sekali inspirasi yang dituangkan dalam karya-karya saya yang muncul dari baca buku, bukan sekedar nonton video youtube saja. Ilmu yang didapat dari membaca jauh lebih dalam daripada sekedar scrolling sosial media,” tuturnya. (*)








