Bima Arya Sebut Sholeh Iskandar Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional Sejak 2016

“Pertama almarhum itu kiprahnya jelas sekali perjuangannya mengangkat senjata itu fase-fase itu terekam betul, sampai kemudian tahun 1949 memutuskan untuk peletakan senjata karena merasa bahwa porsi itu sudah ditunaikan,” katanya

Bima Arya menyebut bahwa KH. Sholeh Iskandar merupakan sosok yang langka karena memiliki multi talenta.

“Pejuang secara fisik, tentara panglima perang, kemudian sangat peduli pada isu pendidikan, mendirikan rumah sakit, berkiprah di perbankan dan banyak sekali kegiatan sosial lainya dan sampai sekarang terus berlanjut. Bahkan kalau kita memberikan label beliau itu sosok pahlawan lengkap tiga zaman, merebut mempertahankan juga mengisi,” ujarnya.

Untuk itu lanjut Bima Arya, Pemkot Bogor mengusulkan Sholeh Iskandar untuk menjadi menjadi pahlawan nasional sejak tahun 2016 dan terus dikawal hingga saat ini.

Baca Juga  Paus Fransiskus: Jangan Lelah Bermimpi dan Bangun Peradaban Perdamaian!

“Itu terakhir di bulan Desember rapat lagi untuk melakukan evakuasi, tapi tidak ada lagi hal-hal yang prinsipil. Namun PR dari ini lebih kepada administratif, babak yang harus dicantumkan lagi dilengkapi,” katanya.

Di lokasi yang sama, Rektor UIKA Endin Mujahidin mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian kerja sama yang ditujukan untuk meneladani Sholeh Iskandar dalam membangun bangsa, negara dan masyarakat. (*)

Pos terkait