Ini Kata Wasekjen Bidang Pengabdian Masyarakat Dan Penanggung Jawab Program Beasiswa IKA UPI

  • Whatsapp

SANGA.ID. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pengabdian Masyarakat sekaligus penanggung jawab program Beasiswa IKA UPI, Jakiatin Nisa, menjelaskan pihaknya mengembangkan beberapa skema donasi dan penyaluran. Secara umum, Beasiswa IKA UPI dikategorikan menjadi tiga, yakni umum, khusus, dan intermediasi. Beasiswa kategori umum ini disalurkan kepada para mahasiswa yang dinyatakan memenuhi seluruh rangkaian syarat dan ketentuan lain. Tentu dengan terlebih dahulu mengajukan dan dinyatakan berhak mendapatkan beasiswa.

Kategori khusus diberikan kepada mahasiswa berdasarkan permintaan dari pihak pendonor. Sebut saja misalnya permintaan berdasarkan asal mahasiswa, program studi tertentu, atau momentum tertentu.

“IKA UPI membuka kesempatan kepada semua pihak untuk menjadi bagian dari program Beasiswa IKA UPI. Anggota Dewan misalnya, bisa menjadi donatur untuk penerima beasiswa dari daerah pemilihannya. Contoh lainnya, perusahaan tertentu bisa memilih penerima beasiswa dari program studi yang relevan dengan bidang usahanya,” terang Jakiatin Nisa.

Baca Juga  APEKSI Outlook, Bima Arya: Jangan Sampai Investasi Mengerdilkan Desentralisasi

Dalam pelaksanaannya, sambung dia, Beasiswa IKA UPI disalurkan dalam dua acara. Pertama, reguler pada setiap semester. Kedua, berkesinambungan yang meng-cover biaya studi, pondokan, dan subsidi operasional. Penyaluran reguler diberikan kepada mereka yang memiliki kesulitan membayar biaya pendidikan (UKT) pada pada semester berjalan. Untuk itu, Beasiswa IKA UPI hanya diberikan kepada mereka sejumlah biaya yang ditagihkan pada semester berjalan. Pembayaran tagihan dilakukan langsung oleh pihak pengelola dana beasiswa. Waktu penyaluran skema Ini bersamaan dengan jadwal pembayaran UKT UPI, yaitu setiap semester.

Pos terkait