Ini Kata Wasekjen Bidang Pengabdian Masyarakat Dan Penanggung Jawab Program Beasiswa IKA UPI

“Jumlah tersebut bisa diperoleh dengan menghimpun 12 donatur untuk berdonasi selama 36 bulan dengan nominal donasi sebesar Rp 98.150,00. Dengan simulasi tersebut, berarti siapapun bisa menjadi bagian dalam ikhtiar kemanusiaan menjadikan seorang sarjana baru yang kompetan dan berdedikasi hanya dengan berdonasi Rp 98.150,00, kurang dari Rp 100 ribu per bulan,” paparnya.

Penting menjadi catatan bahwa penerima Beasiswa IKA UPI tidak berhenti dengan menjadi penerima bantuan biaya studi, melainkan mereka akan turut mendapat pembinaan selama periode berjalan. Pembinaan dan pengembangan diri meliputi (1) Penguatan karakter, (2) Pengembangan kapasitas/kompetensi, dan (3) Voluntarisme dan networking dengan cara dilibatkan dalam program pengembangan maupun kegiatan-kegiatan IKA UPI.

Baca Juga  FPK Kota Bogor Ucapkan Selamat dan Sukses untuk Dedie Jenal 'Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Periode 2025-2030'

“Pada hari ini misalnya, kami mengundang khusus Ibu Kepala BKPK UPI untuk memberikan pembekalan kepada penerima Beasiswa IKA UPI terkait daya tahan diri dan kesiapan menghadapi tantangan studi. Kami meyakini bahwa kekuatan pantang menyerah ini akan menunjukkan diri yang tahan uji, tetap konsisten meskipun dalam tekanan dan menjadi keniscayaan untuk mengalahkan rasa putus asa yang akan mengantarkan pada keberhasilan. Kesuksesan datang pada orang yang pantang menyerah, peluang diraih melalui pantang menyerah, dan halangan dapat diatasi dengan pantang menyerah,” pungkas Jakiatin Nisa.(*)

Pos terkait