Ikut Semarakkan HPN 2023, SPS Gelar Seminar Kemandirian Pers Indonesia Dan Kongres

SPS
Ketua Umum hasil Kongres XXV Surabaya, Alwi Hamu (tiga kanan) menyampaikan sambutan usai pengukuhan pengurus. (foto: Doc SPS)

Tentang SPS

Pada 8 Juni 1946 atau 76 tahun silam, tokoh-tokoh pendiri perusahaan-perusahaan pers nasional berkumpul di Yogyakarta untuk mengikrarkan berdirinya Serikat Penerbit Suratkabar (SPS).

Organisasi ini menjadi alat perjuangan dalam menjaga kedaulatan Republik Indonesia melalui pers. Salah satu momentum terpenting SPS terjadi tahun 2011, saat Kongres SPS digelar di Bali.

Saat itu, organisasi ini bertransformasi seiring perkembangan bisnis anggota-anggotanya menjadi bukan sekadar organisasi penerbit media cetak. Brand Serikat Penerbit Suratkabar diubah menjadi Serikat Perusahaan Pers.

Saat ini SPS memiliki 30 cabang provinsi yang di seluruh Indonesia, dengan kurang lebih 600 anggota perusahaan pers. Mayoritas berasal dari media cetak arus utama yang sudah mengembangkan bisnis persnya ke berbagai platform. (*)

Baca Juga  75 Dokter Unhan Jalani Program Klinik di Kota Bogor, Bima Arya : Perkuat Barisan Layani Warga

Pos terkait