Sambil menceritakan pengalaman dirinya mengikuti semua fase pilkada, hal penting lainnya adalah vision yang bisa disampaikan dalam orasi yang memiliki substansi. Pemilihan diksi, intonasi, topik atau tema yang saat ini menjadi kendala bagi banyak politisi yang tidak memiliki kemampuan komunikasi publik yang dahsyat. Sehingga orasi yang disampaikan tidak sekedar informatif, tetapi juga inspiratif agar mampu memikat konstituen atau masyarakat.
Melalui kegiatan dialog tersebut, 22 peserta yang diterima jelas Bonggas A. Candra adalah calon-calon parlemen muda se-Indonesia, mulai dari Papua hingga Sumatera. Selama 6 bulan sampai 1 tahun di training di Politicians Academy dalam rangka mempersiapkan sebaik mungkin.
“Kunjungan mereka ke sini adalah untuk bisa belajar bagaimana menjadi politisi yang baik ketika mereka nanti menjadi anggota dewan. Pak Wali adalah salah satu pimpinan yang kami lihat bisa menjadi teladan bagi teman-teman,” kata Bonggas A. Candra. (*)








