“Ada dari Sumatera Selatan, dari Sumatera Barat, Makasar, pulau Jawa, ada semua di sini. Rezeki dari Allah tapi kalau guyub kita yang mengikhtiarkan. Saya senang semua disini guyub,” katanya seraya berharap ke depan silaturahmi bisa terus terjalin antara dirinya, Pemkot Bogor beserta warga.
Setelah membeli takjil, Bima Arya pun membagikan beberapa takjil yang dibelinya kepada anak-anak dan warga. Selanjutnya Bima Arya mengunjungi UMKM desain interior dan berbagai handycraft hasil karya warga sekitar, yang kemudian dilanjutkan dengan menjenguk warga lanjut usia yang sedang sakit dengan membawa bingkisan paket sembako.
Salah satu warga yang dikunjungi Bima Arya adalah Yuda. Ia adalah seorang pengrajin design interior yang mengalami sakit di kaki karena kanker tulang. Karena sakit yang dialaminya itu Yuda membuat desain interior yang baru digelutinya satu tahun belakangan. Meski dalam keadaan sakit, Yuda tak patah semangat untuk bisa mengembangkan kreativitasnya dan memberdayakan anak-anak muda.
“Kita baru setahunan lah. Karena pulang dari Bali kaki hancur begini, terus buka usaha sendiri di rumah. Bisa buat karya seni ini karena senang saja. Inginnya membesarkan di sini untuk Karang Taruna. Saya buat semua yang berhubungan dengan kayu dari alumunium besi semua bisa didesain. Instagram saya Yuda69, bisa pesan. Kita juga ingin membangun komunitas di sini,” katanya.








