Sekda mengatakan, dana CSR ini akan digunakan sesuai dengan peruntukannya yakni untuk membayar honor tutor Bogor Mengaji, pengadaan modul pembelajaran Bogor mengaji dan pelaksanaan tuntas mengaji di angkatan ke II. Sisanya untuk di Bogor mengaji angkatan III pada Mei mendatang.
“Jadi saat nanti mulai paling tidak sudah punya anggaran, karena pembiayaan untuk seluruh tutor, modul dan tuntas mengaji dari CSR BJB dan dana zakat ASN di Pemkot Bogor,” ujarnya.
Ia menerangkan, setiap angkatan Bogor Mengaji biasanya dilaksanakan selama lima sampai enam bulan. Yang mana setiap bulannya membutuhkan anggaran sekitar Rp 100 juta untuk membayar honor tutor, modul dan tuntas mengaji.








