Dadi menjelaskan, kedepan DUPAK akan berubah menjadi SKP. “Jadi yang menilai atasan langsungnya. Sehingga diharapkan ini bisa semakin memotivasi kinerja lini lapangan,” tuturnya.
“Selama ini kan penilaian angka kredit PKB/PLKB, harus linear, jika hasilnya baik-baik saja, nilainya tinggi berarti harusnya banyak prestasi dan inovasi yang bisa dinilai di lapangan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama juga diselenggarakan pertemuan koordinasi antara tim kerja Hubalila dengan tim penilai yang notabene merepresentasikan Ikatan Penyuluh KB (IPeKB) di Jawa Barat. Acara ini bertujuan untuk mengomunikasikan beberapa isu strategis yang berkaitan dengan peningkatan kinerja lini lapangan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Jawa Barat. Diantaranya terkait dengan rencana uji kompetensi bagi PKB/PLKB, sosialisasi coaching dan mentoring, serta sinkronisasi program dengan IPeKB Jawa Barat.








