Kepala Dinsos Kota Bogor, Fahrudin memaparkan sejumlah data hasil implementasi dari aplikasi SOLID dan SIKS-NG, diantaranya peningkatan masyarakat yang berhasil mendaftarkan menjadi peserta BPJS Kesehatan PBI periode Juni sebanyak 1.842 menjadi 12.500 pada Desember 2022.
Pengaduan masyarakat melalui SLRT – Puskesos mengalami penurunan dari 2.589 (2020), 1.985 (2021) menjadi 525 pengaduan pada tahun 2022.
Dia bercerita saat baru saja dilantik ada pesan singkat dari Wali Kota Bogor untuk segera memperbaiki data. Harus diakui, Dinas Sosial belum sepenuhnya mampu menyajikan data yang fix dan akurat terkait PPKS di Kota Bogor yang harus dilayani. Namun setidaknya ada hasil signifikan dari ikhtiar berdasarkan data yang dikelola.
Melalui bimtek tersebut, Fahrudin berharap agar ke depan para lansia, difabel, warga miskin, ODGJ dan lainnya di wilayah bisa terdata secara akurat dan bisa diintervensi atau diperhatikan sesuai by name by address, sehingga mendukung dalam pengambilan kebijakan-kebijakan.








