“Karena presiden tidak mau melewatkan bonus demografi. Pak presiden tidak mau kita gagal untuk mencapai target Indonesia emas 2045,” ujarnya.
Salah satu indikator percepatan penanganan stunting diantaranya adalah memberikan makanan tambahan dengan melibatkan para kelompok wanita tani maupun kelompok tani dewasa untuk juga bisa menyasar keluarga yang berpotensi stunting.
Selain itu lanjut Bima Arya, edukasi dan sosialisasi harus dilakukan dengan cara yang menarik sehingga bisa selalu diingat oleh masyarakat.
Intervensi lain yang bisa dilakukan untuk percepatan pengentasan stunting kata Bima Arya adalah di sektor pendidikan.
Untuk itu pihaknya meminta agar Disdik fokus menaikkan lama sekolah anak-anak di Kota Bogor untuk juga mencegah pernikahan dini.
Selanjutnya Bima Arya juga meminta agar ada penerapan aplikasi untuk memonitor semua kegiatan dan data yang juga bisa diakses oleh dinas dan wilayah.








