“Bagi anak-anak yang belum maka akan didatangi untuk menjangkau 84.983 anak se-Kota Bogor sembari memberikan edukasi kepada orangtuanya terkait penularan penyakit polio,” jelasnya.
Ia menjelaskan, penyakit polio ini mirip dengan virus lainnya seperti Covid-19. Penularan bisa melalui makanan, pergaulan sehari-hari, lewat kotoran atau feses.
Untuk itu, sebelum hari raya lebaran pihaknya ingin mengejar capaian signifikan yakni bisa diatas 60 persen sampai akhirnya tercapai 95 persen.
“Kami minta posyandu dan puskesmas didorong camat, lurah, untuk jemput bola. Jangan cuma menunggu tapi datangi rumahnya, karena mungkin saja ada kendala orangtua tidak bisa mengantar anaknya imunisasi,” terangnya.








