Para petani, sambung dia, juga meminta perhatian lebih berupa peralatan pertanian dan pupuk. Untuk itu, Dedie meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk memfasilitasi hal tersebut.
“Kemudian, masih ada potensi kurang lebih 15 hektare lahan PDAM dari Ciherang Pondok sampai Dekeng yang bisa ditanami kopi. Dibangun semacam coffee tracking Bogor Rancamaya yang kemudian bisa menjadi tujuan wisata yang diampu DKPP dan PDAM,” kata Dedie.
Sehingga, masih kata Dedie, Kota Bogor atau Rancamaya tidak hanya dikenal sebagai penghasil durian, namun juga ada Kopi Rancamaya. Ditambah, lahan yang ada masih hijau dan asri saat ini.








