“Tinggal bagaimana kita memberdayakan masyarakat. Kita juga didampingi oleh Komisi IV DPRD Kota Bogor. Mudah-mudahan dengan kehadiran DPRD ini juga memberikan perhatian khusus ke depan. Bagaimana pemberdayaan masyarakat ditunjang oleh kebijakan dan anggaran oleh Pemkot Bogor atau DPRD,” jelasnya.
Menambahkan, Kepala DKPP Kota Bogor, Chusnul Rozaqi mengatakan, saat ini bibit Kopi Rancamaya sudah diminati di pasaran. Hanya tinggal, kata Chusnul, sertifikasi dari pembibitan benih dan kopi itu sendiri.
“Secara bertahap nanti kita bantu kelompok tani yang ada di sini yang mengembangkan kopi. Dan mudah – mudahan ini menjadi ikon baru di Kota Bogor dengan Kopi Rancamaya. Bahkan bisa menjadi agrowisata di Kota Bogor khususnya di Rancamaya,” kata Chusnul. (*)








