Lebih lanjut, Kepala Negara menjelaskan bahwa ketersediaan Minyakita masih terkendali, namun distribusinya di pasar-pasar masih terbatas. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa Minyakita hanya untuk masyarakat kalangan bawah dan tidak dapat dibeli dalam jumlah yang banyak.
“Sehingga kaya Minyakita, kenapa kita patok Rp15 ribu dan tidak boleh dijual dalam jumlah yang besar karena memang kita harapkan itu yang membeli hanya masyarakat bawah. Dan stoknya sangat banyak, saya cek kemarin di semua pasar itu ada semua,” ujar Presiden.








