“Penyelesaian yang dilakukan bersama semua pihak mampu merubah image Kota Bogor hingga akhirnya Kota Bogor masuk 17 besar kota yang toleran,” kata Syarifah Sofiah didampingi Kepala BKPSDM Kota Bogor, Taufik, perwakilan Diskominfo dan Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Bogor.
Masih terkait hukum dan HAM, Kota Bogor lanjut Syarifah telah memiliki regulasi khusus bagi para kaum disabilitas, yang dalam implementasinya melibatkan para disabilitas dalam setiap acara Pemkot Bogor hingga penerimaan pegawai ASN Pemkot Bogor, salah satunya menjadi staf Wali Kota Bogor.
Hal lainnya adalah capaian Kota Bogor sebagai kota ramah HAM. Secara umum dijelaskan kinerja Pemkot Bogor di semua bidang yang menghasilkan capaian dan prestasi, diantaranya peringkat keempat secara nasional dalam penyelenggaraan pemerintahan dan WTP ke-7 secara beruntun.








