Kedua orang tersebut, kata Yufrialdi, mendapatkan luka tusuk di beberapa bagian tubuh, seperti perut dan juga leher.
“Untuk motif belum diketahui, karena si A masih dalam perawatan Rumah Sakit,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, sebelum saling tikam, dua kepala toko makanan cepat saji itu sempat ngobrol-ngobrol di dalam rumah kontrakan berukuran 3 petak. Salah satu saksi mata, Septa mengatakan, kejadian saling tikam tersebut terjadi sekira pukul 13.00 WIB, di dalam kontrakan yang mereka tempati.








