Dia juga menyampaikan bahwa peran wartawan (pers) dalam pemilihan umum dan pemilihan presiden 2024 dinilai akan sangat penting.
Hal itu dikarenakan fungsi yang melekat. Selain fungsi pengawasan, mantan ketua dewan pers periode 2010-2016 itu mengharapkan ide dan gagasan yang diberikan pers pada penyelenggaraan pemilu di tanah air tahun depan.
“Selama ini pers hanya selalu terfokus pada sisi mengawasan saja. Di pileg dan pilpres 2024, kita harapkan pers bisa berperan lebih aktif dalam memberikan ide dan gagasan,” ujar Bagir Manan di acara pengukuhan pengurus Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPMRI) di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (30/8).
Dikatakan mantan ketua MA periode 2001-2008 itu, di era saat ini gagasan dan masukan pers sangat minim. Lebih ekstrim, bangsa ini kekeringan gagasan dan ide dari insan pers.
“Dengan kepedulian pers terhadap ide-ide pengembangan sektor ekonomi dan sektor lainnya, seperti acara saat ini. Tentunya akan banyak membantu bagi UMKM di negeri ini di era yang akan datang,” paparnya.
Lebih lanjut, Bagir pun menyoroti kontestasi pilpres dan pileg 2024. Diharapkannya, kata dia hajat lima tahunan itu bisa berjalan damai tanpa adanya hambatan.








