Acara dibuka oleh Her Royal Highness Princess Laurentien didampingi Presiden IFLA, Barbara Lison. Dalam sambutan pembukaannya, ia menekankan pentingnya kerja sama kolaborasi dan rasa memiliki pada bidang kepustakawanan.
Kongres IFLA tahun 2023 kali ini diikuti kurang lebih 3.000 peserta dari berbagai negara. Tema konggres IFLA Let’s Work Together, Let’s Library sangat sesuai dengan perkembangan kondisi saat ini. Perpustakaan dapat berkontribusi pada masyarakat secara inklusif, di mana setiap orang memiliki kesempatan untuk berpartisipasi.
Acara IFLA ini juga diramaikan dengan pameran dan makalah poster. Pada kesempatan kali ini, Perpustakaan Nasional menampilkan koleksi manuskrip naskah Jawa kuno.
Delegasi Indonesia dipimpin oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI, Syarif Bando beserta para pemenang Pustakawan Berprestasi Nasional 2023. Partisipasi keikutsertaan dalam konggres difasilitasi oleh Perpustakaan Nasional RI sebagai bentuk apresiasi prestasi yang telah diperoleh. Juznia Andriani, Pustakawan Madya dari Pusat Perpustakaan dan Literasi Pertanian (PUSTAKA) merupakan salah satu anggota delegasi Indonesia yang ikut serta pada acara kongres tersebut.








